Thursday, 23 April 2015
Nama : Ika Yulistyamawati
Kelas : 2pa15
NPM : 14513242
Carilah contoh dari:
a. social facilitation
b. social loafing
c. deindividuasi
a. Contoh dari social facilitation,
misalnya : Saya pernah mengalami masa-masa ketika jenuh dengan rutinitas
sehari-hari yang padat dan melelahkan. Teman-teman,
membuat saya lebih bersemangat melalui segala rutinitas tersebut. Dengan
mereka, saya sadar bahwa saya tidak sendirian. Kami dapat melewati semuanya
bersama-sama. Ketika ada waktu luang, kami juga sedikit bersenang-senang.
Seperti menginap bersama, makan diluar, berbelanja, nonton, dan lain
sebagainya. Melakukan hiburan bersama-sama tersebut rasanya seperti me-refresh
lagi diri dari rasa letih yang ada. Tidak yang berbau rekreasi saja, kami juga
melakukan hal yang berkaitan akademik bersama-sama. Berdiskusi mengenai
pelajaran, mengerjakan tugas, mendaftar beasiswa, dan banyak lagi. Sesekali
kami juga bersama-sama menjadi panitia suatu acara. Rasa letih dan jenuh dapat
berkurang banyak saat menghabiskan waktu bersama mereka. Semua terasa lebih
menyenangkan dan lebih ringan. Semangat saya untuk terus menjalani semuanya
jadi tetap berkibar.
b. Contoh dari social loafing, misalnya : Seorang teman di kantor
yang sering menjadi pimpinan kursus di tempat saya bekerja, pernah berbagi
cerita tentang pengamatannya atas kejadian-kejadian menarik yang terjadi di
kelasnya. Ada satu hal yang menarik perhatiannya berdasar pengamatan dan
interaksinya dengan peserta kursus di kelas yang dipegangnya. Ia melihat
beberapa peserta; yang sebelumnya telah teman saya kenal karena interaksinya
ketika berperan sebagai konsultan pada perusahaan asal peserta tersebut yang
menunjukkan perilaku berbeda ketika mengikuti kursus. Teman saya mengenal
peserta tersebut sebagai orang yang cerdas, kreatif, selalu serius serta
bersungguh-sungguh dalam bekerja. Pendek kata, atasannya selalu puas dengan
hasil pekerjaannya. Di kelas, ketika ia harus menyelesaikan tugas-tugas
individual dan mempresentasikannya, ia nampak menguasai materi dan tampil
seperti ketika ia bekerja. Namun ketika berada dalam kelompok dan harus
menyelesaikan tugas-tugas bersama, hal ini terutama nampak ketika melakukan focus
group discussion, peserta tersebut cenderung kurang aktif dan tidak banyak
berkontribusi untuk kelompoknya. Hal ini menimbulkan tanda tanya pada teman
saya tersebut, mengapa peserta tersebut perilakunya menjadi berbeda dengan saat
bekerja?
c. Contoh dari Deindividuasi misalnya; pelajar yang ikut-ikutan
tawuran. Pelajar yang bertawuran sudah tidak lagi mengenal control diri dan
perilakunya, mereka bergerombol mengatasnamakan solidaritas sekolah mereka,
saling berduel dan melukai layaknya jagoan-jagoan sakti sedang beradu ilmu.
Suatu tindakan yang bodoh dan jelas sangat tidak terpuji.
Sumber :
1 Comment:
-
- Anwtohraphy said...
5 May 2015 at 22:55buset...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Powered by Blogger.
You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "
